Timdu Di Serang Kritik Dalam RDP PT JDR ,DPRD Batang Hari Pilih Cek Fakta Lapangan
BATANG HARI – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan permasalahan ketenagakerjaan di PT Jambi Distribusindo Raya (JDR) di Ruang Banggar DPRD Batang Hari, Selasa (2/6/2026), berlangsung panas dan penuh perdebatan.
RDP yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Batang Hari Muhammad Firdaus tersebut dihadiri pihak manajemen PT JDR, TIMDU, anggota DPRD, organisasi mahasiswa, serta perwakilan masyarakat Desa Sungai Buluh.
Dalam rapat, masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan, di antaranya dugaan pemotongan gaji yang tidak transparan, intimidasi terhadap pekerja, hingga ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK). Warga juga menyoroti sikap TIMDU yang dinilai tidak netral dan cenderung membela perusahaan.
Ketua PLK SP JBMJ Desa Sungai Buluh, Boy Marsukun, mengaku kecewa karena laporan masyarakat dinilai tidak mendapat perhatian sebagaimana mestinya.
Menanggapi hal tersebut, sejumlah anggota DPRD meminta dilakukan pengecekan langsung ke lapangan sebelum mengambil kesimpulan. Anggota DPRD Amin Hudori menegaskan bahwa DPRD harus melihat fakta secara langsung agar persoalan dapat diselesaikan secara objektif.
Akibat belum adanya titik temu antara masyarakat, perusahaan, dan TIMDU, pimpinan rapat akhirnya memutuskan menunda pembahasan dan menjadwalkan kunjungan lapangan sebelum RDP dilanjutkan.(kemas)








Discussion about this post