Program Genting Berbuah Hasil, Kejari Batang Hari Catat 90 Persen Keberhasilan Intervensi Stunting
Batang Hari — Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang Hari terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka stunting. Pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 10.05 WIB, Kejari Batang Hari menggelar kegiatan Evaluasi Hasil Intervensi Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) di Aula Baruga Kejari Batang Hari.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari, Dr. Muhammad Irwan, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Mulkan Balya, S.H., M.H., penyuluh BKKBN Kabupaten Batang Hari dr. Rina Nesoia Salima, perwakilan Ibu Adhyaksa Dharmakarini (IAD), serta perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Batang Hari. Turut hadir pula staf Datun Kejari Batang Hari serta para orang tua dan anak-anak penerima manfaat program.
Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan strategis nasional yang tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Pencegahan stunting adalah bagian dari program prioritas nasional dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama semua pihak dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting menjadi langkah konkret yang efektif karena menggunakan pendekatan langsung kepada masyarakat. Dalam hal ini, Kejari Batang Hari tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi sosial.
“Kami ingin memastikan bahwa intervensi yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Kejaksaan harus hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Program yang telah berjalan selama enam bulan, sejak November 2025 hingga April 2026, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sekitar 90 persen anak yang menjadi sasaran program mengalami peningkatan status gizi.
Bantuan yang diberikan berupa asupan nutrisi seperti telur, susu, dan makanan bergizi lainnya, yang secara konsisten disalurkan kepada anak-anak penerima manfaat.
Kepala Kejari Batang Hari juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tenaga kesehatan, pendamping lapangan, hingga para orang tua yang turut berperan aktif dalam keberhasilan program tersebut.
“Evaluasi ini menjadi momentum penting untuk melihat efektivitas program, sekaligus menyusun langkah perbaikan ke depan agar program ini dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap, Program Genting dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi Batang Hari yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan.(kemas)








Discussion about this post