DPRD Jambi Tinjau Program Cetak Sawah Rakyat di Batanghari,Temukan Kendala Teknis
Batanghari – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi, Ir,H.Erpan,M.E, bersama anggota Muhammad Mahdan, S.Kom melakukan kunjungan kerja ke Desa Kembang Seri Baru, Kabupaten Batanghari, guna menindak lanjuti pengaduan masyarakat terkait Program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Selasa 05-05-2026
Program yang memiliki luas sekitar 35 hektare tersebut menjadi perhatian DPRD setelah warga mengeluhkan kondisi lahan yang belum bisa dimanfaatkan untuk menanam padi.
Dalam kunjungan itu, rombongan DPRD meninjau langsung lokasi serta menyerap aspirasi masyarakat setempat.
Erpan mengatakan, berdasarkan informasi dari pemilik lahan, terdapat beberapa aspek teknis pekerjaan yang dinilai belum sesuai,Hal ini menyebabkan lahan yang telah dicetak belum dapat digunakan secara optimal untuk budidaya padi.
“Ada beberapa spek teknis pekerjaan yang menurut warga belum bisa diterima. Saat ini lahan tersebut belum bisa dimanfaatkan untuk menanam padi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program CSR tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan berada di bawah pengawasan Dinas Pertanian Provinsi Jambi. Oleh karena itu, pihaknya akan segera melakukan konfirmasi terkait spesifikasi teknis serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) kegiatan tersebut.
“Nanti akan kami konfirmasikan ke Dinas Pertanian seperti apa sebenarnya spek teknis dari kegiatan ini, sehingga bisa kita sinkronkan dengan kondisi di lapangan yang sudah dikerjakan oleh pihak rekanan,” jelasnya.
Menurut Erpan, langkah ini penting agar program yang telah dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produksi padi di Desa Kembang Seri Baru.
Ia juga menegaskan, jika ditemukan adanya dugaan kegagalan teknis, DPRD akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi untuk menentukan langkah lanjutan.
“Kalau memang ada teknis yang tidak sesuai, akan kita komunikasikan dengan Pemda Provinsi Jambi bagaimana kelanjutan kegiatan ini, agar sawah tersebut tetap bisa dimanfaatkan masyarakat,” tutupnya.(alam)








Discussion about this post