Dari Empat Kandidat,Tuanku Hapiq Terpilih sebagai Ketua RT 23 Kelurahan Muara Bulian
Muara Bulian – Semangat demokrasi di tingkat lingkungan kembali terlihat dalam pemilihan Ketua RT 23 RW 006 Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan pada Minggu (2/5/2026).
Bertempat di Gedung Madrasah DTA, Lorong Kalimantan, warga dari empat wilayah lorong,terdiri dari lorong Panti, Lorong Kalimantan, Lorong Halisudin, dan Lorong Batu Sepa,antusias menyalurkan hak pilihnya dalam suasana yang kondusif.
Pemilihan ini digelar menyusul berakhirnya masa jabatan Ketua RT sebelumnya, Ismail. Proses penjaringan menghasilkan empat kandidat yang mewakili masing-masing wilayah, mencerminkan partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan pemimpin di lingkungannya.
Pelaksanaan pemilihan turut disaksikan oleh pihak Kelurahan Muara Bulian, Ketua RW 006 Turman, panitia, serta warga setempat, memastikan proses berjalan transparan dan demokratis.
Hasil penghitungan suara menunjukkan persaingan yang cukup dinamis. Tugi Indarto memperoleh 2 suara, M. Arif meraih 20 suara, kamto mendapatkan 13 suara, dan Tuanku Hapiq unggul dengan perolehan 49 suara.
Dengan hasil tersebut, panitia secara resmi menetapkan Tuanku Apiq sebagai Ketua RT 23 RW 006 terpilih.
Ketua RW 006, Turman, mengapresiasi kedewasaan warga dalam berdemokrasi sehingga pemilihan dapat berlangsung dengan lancar tanpa hambatan berarti.
“Ini adalah contoh baik bagaimana demokrasi di tingkat bawah dapat berjalan dengan damai. Selamat kepada ketua RT terpilih, semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan harus tetap menjadi prioritas utama setelah pemilihan usai.
“Proses sudah selesai. Saatnya kita bersatu kembali untuk membangun lingkungan yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Tuanku Hapiq menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh warga. Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Amanah ini akan saya pegang sebaik mungkin. Saya ingin RT 23 menjadi lingkungan yang bersih, rukun, dan semakin solid dalam kebersamaan,” ungkapnya.
Terpilihnya Tuanku Hapiq diharapkan menjadi awal baru bagi RT 23 untuk terus berkembang, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tingkat lingkungan.








Discussion about this post