LPKA Kelas II Muara Bulian Gelar Penandatanganan PKS dan Peresmian Dapur Sehat Berseri
Muara Bulian – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian, Kantor Wilayah Jambi,menggelar kegiatan peningkatan kapasitas pembinaan anak binaan melalui program kolaborasi bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang di hadiri Kakanwil Ditjenpas Jambi, DR.Tr. Irwan Rahmat Gumilar,A.Md. IP .,SH . M.Si , wakil bupati batanghari H Bahtiar, Kepala BAZNAS ,Ketua MUI, Opd, polres, TNi, Kejari, yang dilaksanakan di LPKA Kelas II Muara Bulian mulai pukul 10.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan klien Bapas yang memiliki keterampilan (skill), sekaligus penguatan sinergi antarinstansi dan lembaga mitra.
Dalam agenda tersebut, pembukaan pelatihan barbershop program kolaborasi Bapas Jambi dan LPKA melalui pemberdayaan klien bapas,dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LPKA Kelas II Muara Bulian dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Batang Hari serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang Hari. Selain itu, juga dilaksanakan penyerahan Surat Izin Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Surat Keputusan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta hibah sarana penunjang keagamaan,peresmian dapur sehat berseri lpka muara bulian.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian Dapur Sehat Berseri Tahun Anggaran 2026 di lingkungan LPKA Kelas II Muara Bulian. Program tersebut diharapkan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan gizi serta meningkatkan kualitas layanan pembinaan bagi anak binaan.
Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, J. Kasogi Surya Fattah, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan berbasis keterampilan dan keagamaan, sekaligus mendorong kemandirian anak binaan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Pihak LPKA juga mengundang Wakil Bupati Batang Hari untuk menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program pembinaan dan pemberdayaan anak binaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah daerah, serta lembaga keagamaan dan sosial dalam mewujudkan sistem pembinaan yang lebih humanis, produktif, dan berkelanjutan.(kemas)








Discussion about this post