Dalam Satu Malam,Tim Kuda Hitam Polres Batang Hari Amankan Dua Di Duga Bandar Sabu Di Dua TKP Berbeda
BATANGHARI — Tim Kuda Hitam Satresnarkoba Polres Batanghari kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dalam satu malam, petugas berhasil mengamankan dua laki-laki yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di dua lokasi berbeda.
Kasat Narkoba Polres Batanghari AKP Saprizal Penangkapan pertama berlangsung di kawasan RT 010, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Kamis malam, 27 Agustus 2026.
Petugas mengamankan seorang pria berinisial HI (34), warga Kecamatan Bajubang. Penangkapan dilakukan setelah polisi memperoleh informasi mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.
Sekitar pukul 21.30 WIB, petugas menemukan HI berada di sebuah rumah makan di depan PT Wing, RT 010 Desa Sungai Buluh. Saat dilakukan penggeledahan badan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas tidak menemukan narkotika pada tubuh HI.
Namun, petugas kemudian melakukan penggeledahan di sekitar lokasi dan menemukan sebuah kantong plastik warna hitam di bawah lemari es.
Di dalam kantong tersebut ditemukan satu plastik klip ukuran sedang yang berisi dua plastik klip ukuran kecil berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.
Selain itu, petugas turut mengamankan satu unit timbangan digital merek Pocket Scale serta sejumlah plastik klip kosong.
Dalam pemeriksaan awal, HI mengakui barang tersebut merupakan miliknya. Ia juga mengaku mendapatkan narkotika tersebut dari seorang pria berinisial F yang berada di wilayah Kecamatan Bajubang.
Pada malam yang sama, Tim Kuda Hitam kembali bergerak menindaklanjuti informasi dugaan peredaran narkotika di lokasi berbeda.
Sekitar pukul 23.45 WIB, petugas memperoleh informasi mengenai aktivitas narkotika di RT 016 RW 005, Kelurahan Sridadi, Kecamatan Muara Bulian.
Tim kemudian bergerak ke lokasi dan sekitar pukul 01.20 WIB berhasil mengamankan seorang pria berinisial WR (22).
WR diamankan saat sedang duduk di atas sepeda motor di kawasan Simpang Malapari, RT 016, Kelurahan Sridadi.
Saat dilakukan penggeledahan badan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan satu plastik klip ukuran sedang yang berisi satu paket sedang dan satu paket kecil kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.
Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu dengan berat bruto 3,48 gram, satu plastik klip ukuran sedang kosong, dua bungkus plastik klip transparan berisi plastik klip ukuran kecil kosong, satu celana pendek warna abu-abu, satu unit handphone Samsung Galaxy A05s warna hijau beserta kartu SIM, serta satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 warna abu-abu tanpa nomor polisi.
Dalam pemeriksaan awal, WR mengakui dua paket narkotika tersebut merupakan miliknya. Ia juga mengaku mendapatkan barang tersebut setelah disuruh oleh seorang pria berinisial A, yang saat ini masih berstatus DPO dan disebut berada di Kecamatan Muara Tembesi.
Kasat Narkoba Polres Batanghari AKP Saprizal mengatakan, pengungkapan dua kasus tersebut merupakan bagian dari upaya jajarannya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Batanghari.
Menurutnya, informasi dari masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam membantu kepolisian mengungkap dugaan peredaran narkotika. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.
AKP Saprizal juga menegaskan, Satresnarkoba Polres Batanghari akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika dan mendalami asal-usul barang yang diamankan, termasuk menelusuri pihak lain yang disebut oleh kedua terduga pelaku.
Kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Satresnarkoba Polres Batanghari untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Pengungkapan dua kasus dalam satu malam ini menjadi bagian dari upaya Satresnarkoba Polres Batanghari dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Batanghari.(kemas)








Discussion about this post