Baru Dua Minggu Pegang Tongkat Komando, Kapolres Batanghari Ungkap Kasus Pembunuhan di Muara Tembesi
BATANGHARI — Baru sekitar dua minggu memegang tongkat komando sebagai Kapolres Batanghari, AKBP Doni Aryanto, S.I.K., M.M., langsung menunjukkan gerak cepat jajaran kepolisian dalam mengungkap kasus kematian Kasmiadi yang sempat menghebohkan masyarakat seminggu yang lalu.
Kasus tersebut bermula dari penemuan jenazah Kasmiadi yang dikuburkan di kawasan Tanah Merah, RT 04 LK II, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari.
Saat ditemukan, kondisi jenazah korban cukup mengenaskan. Tangan dan kaki korban dalam keadaan terikat, sehingga temuan tersebut langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian melalui penyelidikan dan penyidikan secara intensif.
Kerja cepat jajaran Satreskrim Polres Batanghari bersama Polsek Muara Tembesi akhirnya membuahkan hasil.
Seorang pria berinisial AB, yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut, berhasil diamankan oleh tim gabungan kepolisian.
Informasi mengenai pengamanan AB dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Batanghari, Iptu Simbang.
Menurutnya, proses pengamanan dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Batanghari bersama personel Polsek Muara Tembesi.
“Untuk kronologi lengkapnya akan disampaikan secepatnya melalui konferensi pers,” ujar Iptu Simbang.
Pengungkapan ini menjadi langkah penting dalam proses penyelidikan kasus kematian Kasmiadi. Polisi kini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara terang kronologi kejadian, motif, serta keterlibatan pihak-pihak lain apabila ditemukan dalam proses penyidikan.
Masyarakat pun diminta menunggu keterangan resmi dari kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut.
Dengan diamankannya seorang pria yang diduga berkaitan dengan kasus ini, teka-teki di balik kematian Kasmiadi perlahan mulai menemui titik terang.
Polres Batanghari melalui Satreskrim dan Polsek Muara Tembesi masih terus bekerja untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas.(kemas)






Discussion about this post