Kepala DPRD Rahmat Hasrofi Menghadiri Penyerahan Bantuan Peralatan Pertanian
Batanghari-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang Hari, Rahmad Hasrofi SE, menghadiri distribusi Alsintan kepada Brigade Pangan dengan harapan dapat terus memperkuat komitmen terhadap swasembada pangan melalui penyerahan alat dan mesin pertanian atau alsintan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian regional, penyerahan bantuan tersebut dilakukan melalui situs web Kantor Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pertanian, Rabu,( 21/01/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, yang didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Fahrizal, Kepala DPRD Batang Hari, Danramil Muara Bulian, Kepala Kepolisian Muara Bulian, Plt Kasat Pol PP, serta sejumlah kepala organisasi daerah terkait lainnya.
Bantuan dari para peserta pelatihan disalurkan ke brigade pangan di Kabupaten Batang Hari. Semua bantuan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Pengeluaran Nasional 2025 dan disalurkan melalui Direktorat Jenderal Fasilitas dan Infrastruktur Kementerian Pertanian. Program ini bertujuan untuk membantu petani mempercepat pengolahan lahan serta meningkatkan efisiensi dan hasil produksi pertanian.
Adapun total bantuan yang diterima oleh Kabupaten Batang Hari mencapai 150 unit. Rinciannya meliputi 36 unit traktor roda dua, 11 unit traktor roda empat, 11 unit mesin penanam padi, 20 unit traktor roda rantai atau rotavator, 20 unit pompa air tiga inci, serta 12 unit pompa air enam inci yang dialokasikan untuk brigade pangan. Selain itu, brigade pelayanan juga menerima tambahan unit berupa 20 unit traktor roda dua, 14 unit traktor roda empat, lima unit traktor roda rantai atau rotavator, serta satu unit drone pertanian.
Bupati menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Batang Hari hampir mencapai swasembada pangan. Tahun lalu, kabupaten ini masih mengalami kekurangan sekitar 55 ton, namun beliau optimistis pencapaian tersebut dapat ditingkatkan pada tahun 2026 seiring dengan dukungan fasilitas dan infrastruktur pertanian yang semakin memadai.
Selanjutnya, Bupati menekankan bahwa semangat kerja para penyuluh pertanian lapangan dan kelompok petani harus tetap terjaga. Dengan kerja yang konsisten dan terarah, beliau yakin bahwa target produksi pertanian dapat tercapai bahkan melebihi asumsi luas lahan dan hasil panen padi.
Langkah ini menandai kesiapan para petani dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penggunaan alsintan untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Batang Hari.(kemas)








Discussion about this post